Cara Gabung Jadi Reseller
Ketahui cara kamu untuk melakukan pendaftaran sebagai reseller Evermos disini.

Spesial untuk Reseller Baru
Informasi seputar promosi dan penawaran menarik yang bisa kamu dapatkan sebagai reseller baru Evermos.

Kategori Produk
Daftar produk yang dijual di Evermos dari brand ternama yang tersusun dalam kategori produk.

Brand Jagoan
Kumpulan brand ekslusif yang terdaftar di Evermos.

Promo Terkini
Dapatkan penawaran menarik yang memiliki jangka Waktu tertentu dari Evermos untuk reseller.

Komunitas Belajar Bisnis
Kumpulan informasi terkini dan terupdate tentang Komunitas Belajar Bisnis dari Evermos

Program Evermos
Informasi mengenai jadwal kegiatan Evermos yang akan mendatang atau terkini

Panduan
Kumpulan artikel panduan untuk memulai bisnis online, usaha sampingan, usaha rumahan, kerja online, hingga usaha minim modal seperti reseller dan dropship.

Blog
Blog Evermos adalah Media Informasi Terbaru Mengenai Bisnis, Teknologi, Pendidikan, Agama, Budaya, Gaya Hidup, dan Pengembangan Diri.

FAQ
Kumpulan pertanyaan seputar evermos yang sering diajukan

Memahami Perbedaan Retail dan Reseller, Bekal untuk Pebisnis!

Kategori

Retail dan reseller merupakan dua istilah yang sering ditemui dalam dunia bisnis. Dua istilah ini banyak digunakan dalam bidang penjualan.

Sekilas kedua istilah ini memiliki proses penjualan yang sama. Namun jika dilihat lebih detil, retail dan reseller memiliki beberapa perbedaan.  Hal ini terlihat dari beberapa aspek, diantaranya proses pemasaran, stok produk, dan harga produk.

Setiap pebisnis harus memahami dengan baik perbedaan retail dan reseller. Pemahaman ini akan membuat mereka lebih terarah dalam merancang strategi penjualan. Lalu, seperti apa perbedaan retail dan reseller? Silahkan simak penjelasan berikut ini!

Apa itu Retail

Retail merupakan proses menjual sebuah produk dari supplier ke konsumen utama. Produk yang dijual dalam bentuk eceran atau satuan. Orang atau pihak yang menjalani proses ini disebut retailer. Retailer terdiri atas beberapa tipe, yakni retail supermarket, minimarket, retailer hypermarket, dan retailer tradisional. Pasar dan warung termasuk kategori retail tradisional.

Retailer ini juga dikenal dengan sebutan jembatan terakhir menuju konsumen. Keberadaannya sangat penting untuk memudahkan jaringan distribusi produsen ke konsumen akhir. Retailer akan mendapatkan harga produk yang jauh lebih murah dibandingkan dengan harga jual ke konsumen.

perbedaan retail dan reseller
sumber: pixabay.com

Apa itu Reseller

Berbeda dengan retailer, reseller merupakan orang atau pihak yang membeli produk dari produsen lalu menjualnya kembali ke konsumen. Reseller tidak memproduksi produk sendiri, mereka mengambil stok dari brand lain. Reseller mendapatkan barang dari distributor dengan harga rendah dan menjualnya kembali dengan harga yang ditentukan sendiri. Umumnya reseller tidak memiliki hubungan langsung dengan produsen. Peran mereka hanya sebagai perantara antara produsen dan konsumen.

Perbedaan Retail dan Reseller

Berdasarkan penjelasan di atas terlihat bahwa tidak banyak perbedaan retail dan reseller. Proses keduanya nyaris sama satu sama lain. Namun jika Anda melihat prosesnya lebih dalam, keduanya memiliki perbedaan yang cukup mencolok. Berikut ini beberapa perbedaan retail dan reseller:

Retail Reseller
Umumnya bisnis retail memerlukan izin usaha dari pemerintah setempat. Bisnis reseller tidak membutuhkan izin khusus.
Secara branding, retailer bisa membuat merek sendiri. Reseller tidak memiliki merek sendiri. Reseller harus menggunakan brand dari produsen.
Retailer memiliki kebebasan dalam memilih produk dari berbagai produsen atau distributor. Reseller membeli produk dari satu produsen atau distributor tertentu.
Retailer membeli produk dengan harga rendah dan menjualnya dengan harga tinggi. Reseller membeli produk dengan harga lebih rendah dan menjualnya sesuai dengan harga yang sudah ditentukan.
Retailer memiliki kontrol penuh terhadap strategi pemasaran dan promosi. Reseller sangat bergantung pada produsen atau distributor saat memasarkan produk.
Retailer menyediakan stok sendiri untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Reseller tidak harus menyetok barang.

Pertanyaan Seputar Perbedaan Retail dan Reseller

1. Apakah Retail Sama dengan Grosir?

Retail dan grosir merupakan dua model bisnis yang berbeda. Cara kerja retail adalah menjual produk langsung ke konsumen akhir, sedangkan grosir menjual produk ke retail. Oleh sebab itu, harga retail lebih mahal daripada harga grosir. Disamping itu, grosir tidak menjual dalam bentuk eceran layaknya retail.

2. Apa Contoh Retail?

Sesuai dengan penjelasan sebelumnya, retail terdiri atas beberapa jenis, ada retail minimarket, supermarket, hypermarket, dan retail tradisional. Contoh retail tradisional adalah toko kelontong, ruko, dan warung.

3. Diatas Reseller Namanya Apa?

Biasanya reseller mendapatkan produk dari distributor atau supplier, namun sekarang kebanyakan reseller mendapatkan produk langsung dari produsen.

4. Apa Risiko Menjadi Seorang Reseller?

Selain reseller, ada lagi istilah dropshipper. Cara kerja keduanya hampir sama, namun seorang dropshipper tidak menyetok barang seperti reseller. Hal inilah yang menjadi risiko seorang reseller. Jika barang yang dijualnya tidak laku, maka stok barang akan menumpuk di gudang.

5. Bagaimana Cara Kerja Reseller?

Secara sederhana, proses kerja reseller adalah menjual barang yang dibeli dari supplier. Kualitas barang yang di dapat oleh reseller sangat bergantung pada supplier. Oleh sebab itu mereka harus jeli dalam memilih suppiler. Jika supplier yang didapat memiliki kredibilitas bagus, maka reseller akan lebih mudah saat berjualan.

Bagi yang ingin menjadi reseller, Anda bisa bergabung menjadi member di aplikasi Evermos. mereka menyediakan berbagai jenis barang berkualitas. Selain itu, menjadi reseller Evermos juga mudah, karena Anda hanya perlu fokus memasarkan produk. Nantinya proses pengiriman akan dibantu langsung oleh pihak Evermos.

Picture of Vino Fernando

Vino Fernando

Berpengalaman sebagai content writer dan copywriter sejak tahun 2018. Pernah berkarir di salah satu stasiun TV nasional.
Bagikan:
Panduan Lainnya